Kamis, 29 Maret 2012

Sistem Pengapian (Menjelaskan komponen dan fungsi komponen sistem pengapian konvensional)


Jawablah dengan singkat pertanyaan di bawah ini !

1. Jelaskan fungsi sistem pengapian pada kendaraan !
2. Jelaskan Fungsi Koil!
3.  Jelaskan Fungsi Distributor!
4.  Jelaskan Fungsi Kondensor!
5.  Jelaskan Fungsi Platina!
6.  Jelaskan Fungsi Tahanan ballast (ballast resistor)!
7.  Jelaskan Fungsi Busi !
8.  Apa yang dimaksud dengan dwell angle ?
9.  Sebutkan jenis-jenis busi dan bagaimana penggunaannya ?

Jawab:

1.       Sistem pengapian berfungsi untuk membangkitkan percikan bunga api pada busi yang digunakan untuk membakar campuran udara dan bahan bakar yang dikompresikan di dalam silinder.
2.       Koil berfungsi untuk merubah tegangan rendah dari batere menjadi tegangan tinggi untuk menghasilkan bunga api pada busi.
3.       distributor berfungsi untuk mengalirkan arus betegangan tinggi dari koil ke busi-busi sesuai dengan urutan pengapian
4.       Fungsi kondensor :
Membantu kolapnya medan magnet pada coil untuk menghasilkan tegangan tinggi.
Melindungi kontak poin terhadap percikan bunga api.
5.       Fungsi Kontak platina menghubung dan memutuskan arus pada rangkaian primer yang dikontrol oleh breaker cam pada poros distributor.
6.       Fungsi ballast Resistor: mengurangi tegangan pada koil yang memang dirancang untuk bekerja di bawah (lebih rendah) dari tegangan batere 12 volt.
7.       Fungsi Busi merupakan media untuk meloncatkan bunga api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar pada akhir langkah kompresi.
8.       Sudut dwell adalah sudut yang dibentuk oleh cam pada distributor saat kontak platina mulai menutup hingga membuka kembali.
9.       Perencanaan dan pengoperasian mesin akan menentukan jenis busi yang akan digunakan, busi dingin atau busi panas. Secara umum pada engine yang beroperasi pada kecepatan tinggi atau berbeban berat dibutuhkan busi dingin sehingga pengaliran panas bisa lebih cepat. Pada mesin yang rata-rata beroperasi pada kecepatan rendah digunakan busi panas. Untuk engine yang beroperasi pada putaran normal digunakan busi antara busi panas dan busi dingin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar